Dari perspektif konseptual:
PC (Polikarbonat)Ini adalah plastik transparan tanpa warna yang estetis dan halus. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbau, serta sifatnya yang sangat baik dalam menghalangi sinar UV dan mempertahankan kelembapan, PC memiliki rentang suhu yang luas. Plastik ini tetap tidak mudah pecah pada suhu -180°C dan dapat digunakan dalam jangka panjang pada suhu 130°C, menjadikannya bahan yang ideal untuk kemasan makanan.
PET (Polietilen Tereftalat) Ini adalah material yang sangat kristalin, tidak berwarna, dan transparan, serta sangat kuat. Material ini memiliki tampilan seperti kaca, tidak berbau, tidak berasa, dan tidak beracun. Material ini mudah terbakar, menghasilkan nyala api kuning dengan tepi biru saat terbakar, dan memiliki sifat penghalang gas yang baik.
Dari perspektif karakteristik dan aplikasi:
PCPolipropilena (PC) memiliki ketahanan benturan yang sangat baik dan mudah dibentuk, sehingga dapat diproduksi menjadi botol, toples, dan berbagai bentuk wadah untuk mengemas cairan seperti minuman, alkohol, dan susu. Kelemahan utama PC adalah kerentanannya terhadap retak akibat tekanan. Untuk mengurangi hal ini selama produksi, bahan baku dengan kemurnian tinggi dipilih, dan berbagai kondisi pemrosesan dikontrol secara ketat. Selain itu, penggunaan resin dengan tegangan internal rendah, seperti sejumlah kecil poliolefin, nilon, atau poliester untuk pencampuran leleh, dapat secara signifikan meningkatkan ketahanannya terhadap retak akibat tekanan dan penyerapan air.
PELIHARAANPoliester memiliki koefisien ekspansi yang rendah dan tingkat penyusutan cetakan yang rendah, hanya 0,2%, yang merupakan sepersepuluh dari poliolefin dan lebih rendah dari PVC dan nilon, sehingga menghasilkan dimensi produk yang stabil. Kekuatan mekaniknya dianggap terbaik, dengan sifat ekspansi yang mirip dengan aluminium. Kekuatan tarik filmnya sembilan kali lipat dari polietilen dan tiga kali lipat dari polikarbonat dan nilon, sedangkan kekuatan benturannya tiga hingga lima kali lipat dari film standar. Selain itu, filmnya memiliki sifat penghalang kelembaban dan retensi aroma. Namun, terlepas dari keunggulan ini, film poliester relatif mahal, sulit untuk disegel panas, dan rentan terhadap listrik statis, itulah sebabnya jarang digunakan sendiri; film ini sering dikombinasikan dengan resin yang memiliki kemampuan penyegelan panas yang lebih baik untuk membuat film komposit.
Oleh karena itu, botol PET yang diproduksi menggunakan proses pencetakan tiup peregangan biaxial dapat memanfaatkan sepenuhnya karakteristik PET, menawarkan transparansi yang baik, kilap permukaan yang tinggi, dan tampilan seperti kaca, menjadikannya botol plastik yang paling cocok untuk menggantikan botol kaca.
Waktu posting: 04 November 2024
